Ini Dia Seni Bela Diri Yang Ada Pada MMA

Seni bela diri memiliki banyak jurus dn juga memiliki banyak teknik mendasar yang dijadikan kuncian untuk menumbangkan para lawannya di dalam gelanggang. Sama halnya dengan seni bela diri MMA ini. Dimana dalam seni bela diri ini tidak terdapat teknik murni yang ada di dalam seninya, namun adanya penggabungan dari beberapa teknik yang ada pada seni bela diri lainnya. dalam bela diri ini kalian akan diminta untuk mempunyai naluri untuk bertahan hingga nantinya kalianlah menjadi petarung yang memenangkan permainan tersebut.

Olahraga atau seni bela diri ini memang sudah berkembang beberapa tahun terakhir ini. dengan perkembangannya tersebut meminjam banyak sekali gaya pertarungan dari seni bela diri lainnya. sehingga mengapa pertarungan ini bisa disebut sebagai pertarungan dengan gaya bebas. Dimana pada tiap pemainnya harus mengembangkan naluri kreatifitasnya saat ingin menundukan lawannya tersebut.

Lasntas, seni bela diri apa saja yang termasuk dalam MMA ini ? mari langsung saja di simak artikelnya di bawah ini.

Beberapa Seni Bela Diri Yang Ada Di MMA

~ Bela Diri Muay Thai ~

Bela diri ini memiliki asal dari Thailand, dan sudah mulai berkembang sejak abad ke 18. Ketika seorang petarung Thailand yang memiliki nama Nai Khanomton yang ditangkat oleh pasukan Burma, Myanmar. Dimana ia bisa mengalahkan 10 pasukan Burma berturut turut yang kemduian gayanya ini dikenal dengan gerakan Muay Thai.

Lama kelamaan bela diri ini populer dan mulai dikembangkan oleh atlet tinju dalam pertandingan “KickBoxing”. Yang dimana dalam berjalannya waktu dikenal dengan art of limbs. Dimana dalam hal ini menggabungkan teknik pukulan, sikuan, tendangan, lutut, siku dan tinju berbarengan.

~ Bela Diri Tinju ~

Sebagai atlet MMA, kalian harus menguasai bela diri yang satu ini. Dimana nantinya tinju ini mendasari sebagai pondasi utama dari pertarungan MMA. Tinju ini sendiri memang memiliki nilai yang tinggi dalam membantu pertarungan MMA. Setiap pertarungan yang akan dimulai, nantinya akan dilindungi dengan pelindung tinju tradisional. Dimana pelindung ini sudah diubah kedalam pertarungan MMA . yang dimana kalian bisa lihat bahwasannya pelindung pada MMA akan lebih panjang, dan juga akan longgar dibanding dengan pelindung pada tinju.

~ Bela Diri Judo ~

Tahun 1882 di Jepang, menjadi tahu lahirnya bela diri yang di ciptakan oleh Jigoro Kano. Judo ini sebenarnya bela diri yang sering sekali dianggap remeh oleh sebagian pemain MMA. Namun, fakta dari Judo ini sendiri menjadi peranan penting terhadap serangan untuk lawan. Judo ini sangat bagus digunakn sebagai sarana atau teknik untuk melakukan takedown pada lawannya. Judo ini dalam MMA juga digunakan sebagai salah satu sarana agar nantinya tidak terjatuh ke matras. Teknik ini sering dan selalu digunakan oleh Ronda Rousey.

Dimana dalam setiap pertarungan dia selalu manfaatkan teknik judo untuk menumbangkan lawan-lawannya tersebut. Dari permainan kaki hingga menyapu kaki. Judo ini dianggap sebagai masternya Takedown. Judo juga mengajarkan kita sebagai petarung MMA harus memiliki pentingnya dalam dunia keseimbangan. Sehingga nantinya dalam pertarungan tidak akan mudah mendapatkan takedown dari lawan tanding.

~ Bela Diri Gulat ~

Ada beberapa faktor yang menjadikan alasan para pegulat ulung berhasil dalam pertarungan MMA. Hal ini dikarenakan adanya hal yang bisa mewujudkan pertempuran dengan keserakahan dan juga kekejaman di dalamnya.dengan menggunakan Gulat ini memungkinkan nantinya seorang petarung untuk mengeksekusi berbagai jenis takedown dan menominasi permainannya.

Gulat juga dirasa mampu untuk meningkatkan daya tahan dalam bertarung karena aktivitasnya yang dinilai melelahkan secara fisik. Dimana kalian bisa lihat bahwa pemain pegulat ini akan memiliki banyak energi dibandingkan dengan petarung lainnya.

~ Bela Diri Jiu Jitsu ~

Dimana dalam bela diri ini disebut sebagai bapaknya dari semua bentuk bela diri yang ada. Yang mengacu pada MMA kontemporer. Bela diri ini di rintis oleh Judoko Mitsuyo Maeda yang legendaris itu. Kemudian dipopulerkan kembali oelh Keluarga Gracie sebagai batu pondasi UFC. Bela diri ini mengacu pada fokus utamanya di ukuran tubuh ketika pertarungan sedang berlangsung di tanah. Dimana nantinya seorang BJJ akan berputar disekitar pertempuran untuk mengukur kekuatan seseorang. Namun yang lebih penting adalah melakukan revolusi pertempuran ditanah dalam hal posiusi dan juga serangan.